News Update :

Satu Napi Sempat Kepergok Warga

OKU Selatan-Keberadaan para narapidana (napi) yang kabur dari rumah tahanan (rutan) Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) kembali terlacak di Dusun III Desa Rantau Panjang Kecamatan Buay Rawan, keberadan napi ini diketahui Desi Trisna Ningsih (11) warga setempat, saat hendak ke kamar mandi yang terletak dibelakang rumahnya Selasa (20/9) sekitar pukul 20.00

Saat itu dirinya melihat satu orang berada dibangunan bekas panglong kayu milik meraka yang berjarak sekitar lima meter dari rumahnya, melihat itu dirinya langsung memberi tahu kedua orang tuanya dan melaporkan ke aparat kepolisian, yang sedang mengelar razia di simpang tiga rantau panjang
“saya langsung bilang ke orang tua saya kalau ada orang berdiri di dekat panglong mengenakan baju kaos berwarna kuning tanpa menggunakan alas kaki, saat terlihat saya, orang itu langsung kabur ke belakang rumah warga yang lain,” ujarnya
Dikatakannya orang tersebut berlari kearah hutan setelah melintasi rumah warga sekitar, namun dirinya tidak bisa melihat wajah orang yang diduga napi karena kondisi gelap, lebih lanjut dikatakan Desi, tidak lama aparat kepolisian langsung mendatangi rumahnya dan melakukan pengejaran “saya sempat ditanya polisi cirinya orang itu, mereka juga menggambarkan wajahnya tapi saya tidak begitu ingat karena gelap, yang saya ingat bajunya dan tingginya sekitar 170 centimeter,” ujarnya
Pengakuan yang sama juga dikatakan Rina (30) warga Dusun III Desa Rantau Panjang yang sempat ditabrak orang tesebut hendak ke warung didekat rumahnya, selain menabrak dirinya, orang yang diduga salah satu napi yang kabur dari rutan muaradua itu sempat menabrak jemuran pakaian warga yang terbuat dari bambu
“saya juga tidak melihat wajahnya karena usai menabrak saya, orang itu langsung kabur begitu saja tanpa melihat kebelakang lagi, saya hanya lihat bajunya warna kuning dan tidak menggunakan alas kaki, orang itu langsung kabur masuk ke hutang yang tidak jauh dari pemukiman warga,” terang ibu yang mempunyai satu anak ini
Sebelumnya Basri (44) warga Desa Ruos Kecamatan Buay Rawan yang ditemui Selasa (20/9) mengaku sekitar pukul 08.00 warga bernama Jauhari melihat tiga orang yang mencurigakan berjalan dikebun milik Jumadi di daerah Sekunyir, bahkan salah satunya berjalan dengan kondisi terpincang karena lelah
“melihat itu jauhari langsung lapor kades, dan sekarang bersama polisi mengejar keberadaan orang yang diduga napi itu, kalau ditelusuri hutan itu bisa tembus ke Kecamatan Tiga Dihaji dan Kecamatan Buay Sandang Aji,” terangnya
Tiga orang yang mencurigakan berada di Desa Ruos Kecamatan Buay Rawan masing-masing Ridwan Jauhari (32) warga Desa Kota Karang Kecamatan Buay Sandang Aji, kasus pencabulan hukuman enam tahun, Firmansyah alias Walidin (21) warga Desa Peninggiran Kecamatan Tiga Dihaji, kasus pembunuhan hukuman 13 tahun, dan Hendrawansyah alias Hendri (31) warga Tebing Babat Kampung Jati Kelurahan Batu Belang Kecamatan Muaradua, kasus Narkotika hukuman sembilan tahun tiga bulan
Terpisah kasat reskrim polres OKUS AKP Hasbullah membenarkan jika adanya laporan warga yang melihat keberadaan napi tersebut, saat ini pihaknya masih terus memburu hingga ke dalam hutan yang berbatasan dengan kecamatan lain dalam Kabupaten OKUS
“Memang ada laporan warga yang melihat para napi ini, dan sekarang kita terus melakukan pengejaran dan kita harap mereka semua bisa tertangkap,” pungkasnya
Share this Article on :
Comments
0 Comments

0 komentar:

 

© Copyright 2013 | DESIGN BATURAJA INDO WEB Jasa pembuat website dan Blog murah .